Kenali 5 Ciri Kulit Kombinasi, Jangan Sampai Salah Perawatan!

Ciri tertentu dapat diketahui sebagai langkah awal untuk mendeteksi jenis kulit. Secara umum, ada beberapa jenis kulit, seperti kulit berminyak, kulit normal, kulit kering, hingga kulit kombinasi. Jenis kulit kombinasi bisa dibilang cukup unik karena merupakan perpaduan dari tipe kulit kering dan kulit berminyak.
Pemilik kulit kombinasi perlu mengetahui baik-baik seperti apa ciri-ciri kulit kombinasi. Langkah perawatan yang tepat dan terbaik tentunya diperlukan supaya tak salah langkah untuk melengkapi kebutuhan kulit wajah.
Perawatan kulit kombinasi perlu diawali dengan mengenal jenis kulit. Lantas, apa saja ciri-ciri kulit kombinasi? Simak penjelasan lengkapnya di artikel ini.
Baca Juga: Apa Itu T-Zone Wajah? Kenali Area yang Paling Sering Berminyak
Kenali 5 Ciri Kulit Kombinasi, Cek Penjelasannya di Sini!
Ciri kulit kombinasi perlu diketahui baik-baik supaya bisa menentukan langkah perawatan terbaik untuk kulit. Jenis kulit kombinasi adalah gabungan dari dua jenis kulit, yakni berminyak dan kering. Kondisi kulit kombinasi biasanya kering di bagian pipi, mata, mulut dan kondisi berminyak di zona T wajah (dagu, hidung, hingga dahi).
Apa saja ciri kulit kombinasi? Yuk, cek penjelasannya berikut:
-
Perbedaan Jenis Kulit di Area Tertentu
Ciri utama jenis kulit kombinasi, yakni terdapat perbedaan jenis kulit pada area tertentu. Umumnya kondisi kulit berminyak pada area T-zone, yakni area dahi, hidung, dan dagu. Sementara itu, pada bagian pipi kondisi kulitnya cenderung kering.
Mengapa ini terjadi? Karena produksi minyak pada keseluruhan kulit wajah tidak merata. Biasanya area T-zone memiliki kelenjar minyak yang lebih aktif sehingga wajah terlihat mengilap. Adapun area pipi biasanya cenderung kekurangan kelembapan.
Perbedaan karakter kulit ini membuat pemilik kulit kombinasi kerap merasa bingung memilih produk skincare. Jika tak tepat memilih produk, maka area berminyak semakin menjadi berminyak dan area yang kering jadi semakin sensitif. Itulah mengapa pemilik kulit kombinasi perlu berhati-hati menentukan langkah perawatan terbaik untuk kulitnya.
-
Pori-Pori di T-Zone Cenderung Lebih Besar
Selain tampak lebih berminyak, area T-zone pada kulit kombinasi biasanya memiliki pori-pori yang lebih besar dibandingkan area wajah lain. Produksi minyak berlebih pada area T-zone membuat pori-pori jadi semakin terlihat jelas. Apalagi pada area kulit sekitar hidung dan dahi.
Bahkan tidak jarang muncul komedo hitam dan whitehead yang jelas mengganggu tampilan kulit. Sementara itu, pori-pori bagian pipi biasanya terlihat lebih halus sebab keadaan kulit cenderung lebih kering atau normal.
-
Rentan Berjerawat
Biasanya kulit kombinasi cenderung lebih mudah berjerawat. Apalagi pada area yang kondisi kulitnya berminyak. Ini disebabkan produksi sebum berlebih dapat menyumbat pori-pori sehingga jerawat lebih mudah muncul.
Munculnya jerawat ini biasanya muncul di area dahi, hidung, atau dagu. Namun, area pipi biasanya dengan kondisi kulit kering kerap iritasi jika penggunaan produk perawatan terlalu keras. Jadi, sangat penting menggunakan produk perawatan kulit sesuai jenis kulit supaya keseimbangan kulit terjaga dan tidak memicu masalah baru.
-
Minyak Berlebih di T-Zone
Jenis kulit kombinasi terdiri dari dua jenis kulit, yakni berminyak dan kering. Nah, pada area kulit yang berminyak cenderung mengeluarkan produksi minyak berlebih, yakni pada area T-zone. Jadi, wajah terasa lebih cepat berminyak. Apalagi beberapa jam setelah mencuci muka.
Biasanya area T-zone ini terlihat lebih mengilap jika dibandingkan area lain. Keadaan ini sering kali membuat wajah jadi terasa lebih lengket dan kurang nyaman. Apalagi ketika beraktivitas di luar ruangan atau ketika menggunakan make up.
-
Make Up di T-Zone Cepat Luntur
Salah satu ciri yang membingungkan bagi pemilik kulit kombinasi adalah make up di T-zone terasa lebih cepat luntur. Biasanya pemilik kulit kombinasi cukup bingung mengatasi kondisi kulit wajahnya ketika mengaplikasikan make up.
Make up pada area hidung atau dahi lebih sering luntur dan ini menjadi salah satu ciri atau tanda kulit kombinasi. Produksi minyak berlebih pada area T-zone kerap kali membuat foundation atau cushion lebih mudah bergeser alias crack.
Hasil make up kulit kombinasi terlihat cukup baik pada area pipi, tetapi pada area hidung dan dahi mulai lebih mengilap. Nah, pemilik kulit kombinasi wajib mengetahui cara supaya make up tahan lebih lama dengan menggunakan skincare dan complexion yang sesuai kondisi kulit wajah.
Baca Juga: 5 Ciri-Ciri Kulit Kering Wajah Ini Wajib Kamu Tahu
Rawat Tepat Kulit Kombinasi di Be Hati Skin Clinic
Jenis kulit kombinasi membutuhkan perawatan terbaik dan tepat. Apalagi kondisi kulit kombinasi punya kebutuhan berbeda pada beberapa area wajah. Penggunaan produk yang kurang atau tidak tepat akan semakin memperparah kondisi kulit wajah.
Tentunya setiap langkah dan produk perawatan kulit perlu disesuaikan dengan kondisi dan jenis kulit. Perawatan untuk jenis kulit kombinasi bisa diraih secara optimal di Be Hati Skin Clinic. Seluruh perawatan di Be Hati Skin Clinic dipimpin oleh dokter spesialis kulit, dr. Khoirul Hadi, Sp. K.K. yang sudah lebih dari 18 tahun menuntaskan berbagai permasalahan kulit.
Langkah perawatan di Be Hati Skin Clinic dilakukan secara personal sehingga prosedur dan produk yang diberikan sesuai dengan kondisi kulit wajah pasien. Kamu bisa memulai langsung perawatan terbaik di Be Hati dengan konsultasi online, tanpa harus datang langsung ke klinik Be Hati di Surakarta.
Apalagi kini hadir inovasi “Be Hati Clinical Teledermatology Protocol System” yang memberi layanan terbaik untuk rawat kulit dari jarak jauh. Meski dilakukan dari jarak jauh, perawatan di Be Hati dipandu dengan sistem teledermatologi terbaik yang dipimpin oleh dokter spesialis kulit dan kelamin dan tim profesional Be Hati.
Kini saatnya kamu mulai rawat kulit secara optimal bersama Be Hati Skin Clinic
Pastikan kamu #DitemaniBeHati:
📱Whatsapp (Chat Only) : 0822 2058 8878
☎️ Telp : (0271) 725119
Bersama Be Hati, Flek dan Jerawat Kembali Mulus Seperti Semula
Pelajari Lebih Lanjut (Read More):