Apa Saja 5 Jenis Kulit Wajah? Ini Dia Penjelasannya

Memahami kebutuhan kulit perlu dilakukan secara tepat supaya kulit optimal terawat. Tentunya kebutuhan kulit setiap orang berbeda-beda. Ada banyak faktor yang menentukan kebutuhan kulit setiap orang. Salah satu faktor penting dalam melengkapi kebutuhan kulit adalah memahami jenis kulit.
Setiap orang wajib mengetahui jenis kulit wajah yang dimiliki sehingga dapat memberikan perawatan terbaik sesuai kebutuhan kulit. Berbagai jenis kulit perlu dipahami supaya bisa memberi perawatan terbaik sesuai karakteristik kulit. Jenis-jenis kulit wajah, seperti jenis kulit normal, berminyak, kering, kombinasi, atau sensitif perlu diketahui baik-baik.
Mengenali jenis kulit bisa dilakukan dengan beberapa cara. Pengenalan jenis kulit juga bergantung pada beberapa hal. Kadar air di kulit memengaruhi kenyamanan dan elastisitas. Sementara itu, andungan minyak berkaitan dengan kelembutan dan sensitivitas kulit.
Jadi, sebenarnya apa saja jenis kulit wajah? Bagaimana ciri-cirinya? Simak penjelasan jenis-jenis kulit wajah di artikel ini.
Baca Juga: Mitos atau Fakta: Gorengan & Cokelat Bikin Jerawat? Simak Jawabannya!
5 Jenis Kulit Wajah: Wajib Kamu Tahu
Mengenali kulit wajah sangat diperlukan untuk memahami kebutuhan kulit. Persoalan jenis kulit wajah ini menjadi keputusan penting ketika seseorang akan memilih produk perawatan kulit terbaik. Banyak sekali produk perawatan kulit yang dirancang khusus untuk jenis kulit tertentu. Kandungan produk perawatan tersebut disesuaikan kebutuhan jenis kulit tertentu.
Berikut ini jenis-jenis kulit wajah yang perlu kamu pahami sebelum memulai perawatan kulit tertentu:
-
Kulit Normal
Pertama, kulit normal mengacu pada jenis kulit yang tidak terlalu kering dan tidak terlalu berminyak. Jenis kulit normal dapat diamati pada beberapa ciri yang dapat dilihat dan dirasakan. Apa saja ciri kulit normal? Berikut beberapa ciri jenis kulit normal:
-
- Punya keseimbangan antara kandungan air dan minyak
- Tidak begitu kering, tetapi juga tidak terlalu berminyak
- Biasanya jarang memiliki masalah kulit
- Tidak terlalu sensitif, terlihat bercahaya, dan pori-pori pun hampir tak terlihat
Dilihat dari ciri-ciri jenis kulit normal, dapat disimpulkan bahwa kulit ini terbilang mudah untuk dirawat. Kendati demikian, pemilik kulit wajah normal wajib mengetahui produk perawatan kulit terbaik sesuai yang dibutuhkan kulit.
-
Kulit Kering
Jenis kulit berikutnya adalah kulit kering. Umumnya tipe kulit kering berkaitan dengan rendahnya tingkat kelembapan pada lapisan kulit terluar. Akibatnya kondisi kulit kering ini terlihat mudah pecah dan mengalami keretakan pada area permukaan kulitnya.
Pori-pori kulit kering hampir tak terlihat dengan permukaan luar kulit terasa kasar dan kusam. Selain itu, kondisi kulit kering ini kurang elastis. Kulit kering juga rentan memerah, gatal, bersisik, dan meradang.
Penyebab kulit kering dipengaruhi berbagai faktor. Mulai dari faktor genetik, usia, perubahan hormon, cuaca dingin, paparan sinar matahari, mandi air panas terlalu lama, efek samping obat-obatan, hingga bahan yang terkandung dalam produk sabun, kosmetik, dan pembersih.
Berikut ciri-ciri jenis kulit kering:
-
- Pori-pori hampir tidak terlihat
- Tampak agak kusam dan kulit kasar
- Muncul bercak merah pada kulit
- Kondisi kulit kurang elastis
- Garis halus lebih terlihat
Biasanya kulit kering mengalami kondisi tertentu. Mulai dari pecah-pecah, mengelupas, atau menjadi gatal, iritasi, hingga meradang. Kondisi kulit kering yang sudah sangat kering bisa sampai pada kondisi kulit kasar dan bersisik. Apalagi pada area lain di luar wajah, seperti di punggung tangan, lengan, atau kaki.
-
Kulit Berminyak
Jenis kulit berminyak punya karakter yang cenderung licin dan mengkilap. Ini disebabkan produksi minyak atau sebum berlebih pada kulit. Sebum dalam kulit dihasilkan secara alami oleh kelenjar minyak atau kelenjar sebaceous di bawah permukaan kulit.
Sebenarnya sebum punya manfaat baik pada kulit untuk melindungi dan melembapkan kulit. Namun, sebum yang berlebihan akan menyebabkan kulit wajah menjadi berminyak, pori-pori tersumbat, dan membuat kulit rentan mengalami jerawat. Produksi sebum yang berlebihan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti faktor genetik, perubahan hormon, atau stres.
Kulit berminyak dapat diamati melalui pori-pori yang cenderung besar. Tampak wajah ini berkilau, tetapi kusam dan biasanya kulit berminyak punya komedo, jerawat, dan noda hitam. Ciri-ciri jenis kulit berminyak dapat diamati baik-baik dari tampak wajahnya.
Berikut ciri-ciri jenis kulit wajah berminyak:
-
- Terlihat pori-pori cenderung besar
- Kulit terlihat mengkilap, tetapi kusam
- Muncul komedo, jerawat, atau noda lain
Kulit berminyak akan berubah seiring waktu, tergantung pada berbagai faktor. Mulai dari faktor usia, kondisi kesehatan, hingga cuaca. Kondisi kulit berminyak dapat semakin parah dalam beberapa keadaaan, seperti pubertas dan ketidakseimbangan hormon, stres, dan panas.
-
Kulit Kombinasi
Kulit kombinasi merupakan jenis kulit yang bisa kering atau normal di beberapa area, seperti di pipi dan berminyak di area lain, seperti zona-T (hidung, dahi, dan dagu). Jenis kulit kombinasi merupakan perpaduan antara kulit berminyak dan kulit kering.
Pemilik jenis kulit kombinasi perlu mengamati baik-baik kondisi kulit, ciri-ciri kulit kombinasi, dan produk perawatan kulit terbaik untuk kulit kombinasi. Jenis kulit kombinasi membutuhkan produk perawatan yang agak berbeda pada area berbeda.
Berikut ciri-ciri kulit kombinasi:
-
- Pori-pori kulit tampak lebih besar dari biasanya sebab lebih terbuka
- Cenderung muncul komedo pada kulit
- Kondisi kulit mengkilap
-
Kulit Sensitif
Kulit sensitif termasuk jenis kulit wajah yang cukup sulit untuk dirawat. Asal-asalan menggunakan produk perawatan untuk kulit sensitif, bisa berdampak buruk untuk kulit, seperti kemerahan, gatal, terbakar, dan kekeringan.
Pemilik kulit sensitif wajib waspada jika mulai muncul berbagai reaksi kulit wajah. Apalagi jika sedang menggunakan produk perawatan kulit tertentu karena kulit sensitif sangat peka dan mudah mengalami alergi atau iritasi dan ruam sebagai reaksi terhadap faktor tertentu, seperti lingkungan, makanan, atau penggunaan produk kosmetik.
Kondisi kulit wajah sensitif cenderung mudah terkelupas, gatal, kering, kemerahan, dan terasa perih (breakout). Apalagi ketika berinteraksi dengan berbagai kandungan yang dapat memicu gejala kulit sensitif.
Baca Juga: Inovasi Teledermatologi Be Hati: Perawatan Kulit di Be Hati, Tanpa Harus Datang ke Klinik
Inovasi Be Hati Teledermatology Clinical Protocol System
Inovasi terkini Be Hati memberi kesempatan pada siapa pun untuk konsultasi dan perawatan di Be Hati Skin Clinic, tanpa harus datang langsung ke klinik. Wajah baru “Be Hati Teledermatology Clinical Protocol System” dirancang secara klinis dan terstruktur untuk melipat jarak antara Be Hati dan Be Hati Lovers di mana pun berada.
Wajah baru Be Hati Teledermatology Clinical Protocol System hadir dengan berbagai keunggulan yang memudahkan proses perawatan kulit, tanpa harus datang ke lokasi secara langsung. Be Hati Lovers tak perlu repot datang ke klinik secara langsung untuk memulai perjalanan kulit sehat dan terawat. Cukup duduk santai di kamar, kamu bisa menyampaikan berbagai persoalan kulit.
Nantinya kamu akan dapat arahan perawatan yang tepat sesuai kebutuhan kulitmu. Seluruh produk perawatan pun akan dipersonalisasi menyesuaikan kondisi kulitmu. Pastikan memercayakan kesehatan kulit di tangan yang tepat. Bersama Be Hati, kulitmu akan meraih kondisi sehat dan terawat dipimpin dokter spesialis kulit yang sudah berpengalaman mengtasi permasalahan kulit lebih dari 18 tahun, yakni dr. Khoirul Hadi, Sp. K.K.
Percayalah bahwa kulit sehat itu bukan kebetulan, tetapi hasil dari perawatan yang tepat. Awali perjalanan kulit sehat dan terawat dengan #DitemaniBeHati:
Konsultasi Online:
📲 Whatsapp Chat Only : 0822 2058 8878
☎️ Telp: (0271) 725119
Bersama Be Hati, Flek dan Jerawat Kembali Mulus Seperti Semula
Pelajari Lebih Lanjut (Read More):