Kenapa Jerawatku Bisa sampai Berdarah & Bernanah? Yuk, Simak Penjelasannya

Jerawat itu dulunya aku kira cuma soal benjolan merah muncul di wajah. Tinggal tunggu beberapa hari, nanti juga kempes sendiri. 

Sampai suatu waktu, aku lihat ada bercak darah di tisu setiap kali tanpa sadar menyentuh pipi pas kondisi wajah lagi muncul jerawat. Beberapa jerawat bahkan mengeluarkan nanah dan terasa nyeri sampai bikin aku males bercermin.

Saat itu aku baru sadar, ternyata kulit berjerawat nggak sesederhana yang kubayangkan. Ada kalanya jerawat berubah jadi luka kecil yang berdarah, meradang, sampai ninggalin bekas yang sulit memudar. Semakin aku coba “memperbaikinya”, justru kondisi makin buruk.

Kalau kamu pernah mengalami hal yang sama, yuk simak bareng penjelasan ini untuk memahami apa yang sebenarnya sedang terjadi pada kulitmu.

Baca Juga: Kalau Masalah Kulitmu Berbeda, Kenapa Perawatannya Harus Sama

 

Kenapa Jerawat Bisa Berdarah?

Aku sempat menyalahkan skincare lalu menyalahkan makanan. Bahkan sempat berpikir kulitku memang “bandel”.

Salah satu kebiasaan yang paling sering terjadi adalah sembarangan pencet jerawat sebelum benar-benar matang. Saat kita menekan kulit, pembuluh darah kecil di sekitar area yang meradang bisa pecah. Akibatnya, darah keluar bersama cairan dari jerawat.

Masalahnya bukan cuma rasa sakit. Luka terbuka di area jerawat bikin bakteri jadi lebih gampang masuk sehingga peradangan lebih berat. Bekas jerawat juga berpotensi lebih sulit pudar karena jaringan kulit ikut mengalami kerusakan.

Aku baru paham kalau setiap kali memencet jerawat, sebenarnya aku sedang memperpanjang proses penyembuhan kulitku sendiri. Nah, terus kenapa yaa ada jerawat bernanah?

Kalau darah berasal dari pembuluh darah yang pecah, maka nanah adalah tanda tubuh sedang melawan infeksi.

Ketika pori-pori tersumbat oleh minyak berlebih, sel kulit mati, dan bakteri, sistem imun akan mengirim sel darah putih untuk melawan penyebab infeksi tersebut. Duel kecil itu kemudian membentuk cairan berwarna putih atau kekuningan yang kita kenal sebagai nanah.

Semakin besar peradangannya, biasanya jerawat akan terasa semakin nyeri, hangat saat disentuh, dan tampak membengkak. Saat kondisi seperti ini, sembarangan pencet jerawat justru bisa bikin isi peradangannya nyebar ke jaringan kulit di sekitar. Bukannya cepat sembuh, area yang meradang malah bisa semakin luas.

Dari perjalanan kulit berjerawat ini aku menyadari bahwa jangan paksa keluar jerawat karena akan membuat area sekitar meradang. Beberapa jerawat justru butuh penanganan yang lebih tepat.

Baca Juga: Jerawat Berdarah sampai Bikin Aku Hampir Nyerah

 

Kesalahan yang Tanpa Sadar Sering Aku Lakukan

Kalau diingat lagi, ternyata ada banyak kebiasaan kecil yang memperburuk kondisi kulitku. Aku terlalu sering sentuh wajah saat bekerja.

Selain itu, aku juga udah coba terlalu banyak produk skincare dalam waktu bersamaan karena berharap hasilnya lebih cepat terlihat. Ketika jerawat mulai mengering, aku mengelupasnya sendiri karena nggak sabar melihat bekasnya hilang.

Semua kebiasaan itu membuat lapisan pelindung kulit terganggu. Akibatnya, kulit semakin sensitif dan proses regenerasi berjalan lebih lama.

Setelah memahami kondisi kulitku sendiri, aku sadar bahwa kulit tidak membutuhkan perlakuan yang keras. Ia hanya butuh dirawat dengan cara yang sesuai.

Baca Juga: Walau Jauh di Garut, tapi Jerawatku Membaik Berkat Konsultasi Online di Be Hati

 

Berkonsultasi sebelum Kondisinya Makin Parah

Ada satu titik ketika aku berhenti mencari jawaban dari media sosial. Bukan karena informasinya salah, melainkan karena setiap orang punya kondisi kulit yang berbeda. Apa yang berhasil pada orang lain belum tentu cocok untukku.

Itulah alasan akhirnya aku memilih melakukan perawatan kulit di Be Hati. Aku merasa lebih tenang di Be Hati karena proses konsultasinya nggak langsung berfokus pada tindakan tertentu. Kulitku diperiksa lebih dulu oleh dokter spesialis kulit, dr. Khoirul Hadi, Sp. KK yang sudah lebih dari 18 tahun menangani berbagai masalah kulit. 

Setelah dicek, aku dapat rekomendasi perawatan yang memang disesuaikan kebutuhan kulitku. Pendekatan personal membuatku merasa tidak sedang membeli perawatan dan produk perawatan, tetapi sedang menyusun perjalanan untuk memulihkan kesehatan kulit.

Baca Juga: Udah Rajin Skincare, Kok Pori-Poriku Tetap Besar? Ini yang Baru Aku Sadari

 

Kulitku Perlahan Kembali Pulih

Perubahan yang paling terasa sebenarnya bukan ketika jerawat langsung hilang, melainkan ketika wajahku mulai jarang terasa nyeri. 

Jerawat baru tidak lagi mudah meradang. Bekas luka akibat jerawat perlahan memudar. Poin paling penting lainnya adalah aku udah nggak panik setiap kali melihat satu jerawat muncul.

Aku belajar bahwa proses penyembuhan kulit memang membutuhkan waktu. Tidak ada hasil instan, tetapi setiap langkah yang tepat akan membawa kulit menuju kondisi yang lebih sehat.

Hari ini aku tidak lagi mengejar kulit yang sempurna. Aku hanya ingin memiliki kulit yang sehat dan terawat sehingga bisa membuatku kembali percaya diri.

Kalau saat ini kamu juga sedang berjuang dengan kulit berjerawat, apalagi sampai sering berdarah atau bernanah, jangan menunggu kondisinya semakin berat. Terkadang yang dibutuhkan bukan menambah banyak produk skincare, melainkan memahami apa yang sebenarnya sedang terjadi pada kulitmu.

Melalui perawatan kulit di Be Hati, proses pemulihan bisa berjalan lebih terarah sehingga kulit memiliki kesempatan untuk kembali mulus seperti semula. Ingatlah bahwa setiap kulit punya cerita yang berbeda dan setiap cerita selalu layak mendapatkan akhir yang lebih baik.

Awali perjalanan kulit sehatmu bersama Be Hati! 🙌

📱 Whatsapp (Chat Only) : 0822 2058 8878

️ Telp : (0271) 725119

 

Be Hati, Flek dan Jerawat Kembali Mulus Seperti Semula

 

Pelajari Lebih Lanjut (Read More):